Bawa Sajam sambil Berkonvoi, Belasan Anak di Banjarmasin Diamankan Polisi

Suasana saat press rilis di Mapolresta Banjarmasin

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kapolresta Banjarmasin Kombes Sabana A. Martosumito menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat belasan remaja yang tergabung dalam dua kelompok Bornastan23Jr dan Persimpangan Enjoy, berniat menyerang kelompok Gengster Allstar Barat, Remaja 87, dan Tingkungan P3.

“Mereka sempat bertemu dengan kelompok yang ingin mereka serang itu, namun mereka semua langsung kabur karena melihat ada masyarakat, mereka mengira itu polisi yang sedang berpakaian preman,” jelasnya di Mapolresta, Rabu (19/6/2024) malam, yang juga turut dihadiri Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Banjarmasin Susan, perwakilan Rehabilitasi Sosial, serta perwakilan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Unlam.

Kapolresta menambahkan, kejadian tersebut sempa viral di media sosial, karena para remaja itu konvoi dengan membawa sajam hingga, diamankan kepolisian pada Rabu dini hari oleh tim gabungan, bersama barang bukti berupa senjata tajam dan kendaraan. Beruntungnya dalam kejadian tersebut tidak sampai ada yang terluka atau memakan korban jiwa.

“Jadi, sebelum itu terjadi, langsung kita lakukan pencegahan, agar tidak mengganggu dan meresahkan masyarakat,” ungkapnya.

Selanjutnya, ucap Kombes Sabana, para remaja tersebut dilakukan pembinaan lebih lanjut, agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Akan kita panggil orang tuanya, kita buat pernyataan, dan juga akan diberlakukan wajib lapor,” ucapnya.

“Sehingga apabila melakukan lagi, tidak ada pembinaan lagi, dan akan langsung kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” sambung Kapolresta.

Ia juga mengimbau kepada seluruh orang tua untuk dapat mengawasi anak masing-masing, agar dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Karena kalau sampai terjerumus ke dalam pergaulan yang tidak baik, akan merusak masa depan anak-anak tersebut, karena anak-anak tersebut adalah masa depan bangsa kita juga,” tegas Kapolresta.

Total ada 11 anak di bawah umur yang diamankan, dengan 6 di antaranya membawa sajam.

Sementara itu, Susan mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan pembinaan lebih lanjut kepada para remaja tersebut, agar dapat menjadi lebih baik lagi ke depannya.

“Sehingga apabila kembali ke dalam kehidupan masyarakat, mereka dapat menjadi lebih baik lagi, tidak mengganggu masyarakat, dan yang pastinya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” harap Kepala UPTD PPA Banjarmasin.

Turut hadir dalam pertemuan ini Wakapolresta AKBP Arwin Amrih Wientama, Kasat Resrkim AKP Eru Alsepa, dan Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Agus Sugianto.