JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Menanggapi sorotan dan pertanyaan publik terkait pekerjaan Peningkatan Bahu Jalan Ruas Gampa Asahi–Marabahan, pihak BPJN (Balai Pelaksana Jalan Nasional) Kalimantan Selatan memberikan klarifikasi resmi.
Terkait keberadaan papan proyek yang dipertanyakan, pelaksana menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan paket dengan beberapa lokasi penanganan.
“Karena dalam satu paket pekerjaan terdapat beberapa lokasi penanganan, maka papan proyek ditempatkan di titik utama pekerjaan, yaitu di kawasan Marabahan pada lokasi pekerjaan Jembatan Pelukan Besar,” jelas perwakilan pelaksana, Senin (26/10/2026).
Sementara itu terkait material yang digunakan untuk bahu jalan yang dinilai warga berbeda di beberapa titik, pelaksana menegaskan ada dua jenis penanganan sesuai kondisi lapangan.
Di sebagian ruas jalan dari ruas Simpang Handil Bakti/Simpang Serapat – Marabahan/Desa Banua Anyar sekitar station 10+190 hingga sekitar Kantor Polsek Cerbon, saat ini sedang dilaksanakan pekerjaan bahu jalan menggunakan Lapis Pondasi Agregat (LPA) Kelas S sesuai spesifikasi.
“Pada sebagian ruas tersebut memang sudah menggunakan LPA Kelas S,” terang pihak pelaksana.
Sedangkan pada sebagian ruas lainnya di sekitar Jembatan Habaya, terdapat hamparan material batu yang bersifat sementara.
“Material tersebut digunakan sebagai akses mobilisasi alat dan operasional pekerjaan, sebelum pelaksanaan pekerjaan bahu jalan permanen dilakukan sesuai dengan spesifikasi yang telah direncanakan,” pungkas pihak pelaksana.
Mereka juga berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai mutu, spesifikasi, dan waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak.
(Alibana/Ahmad M)













