BPL HMI Usulkan Adanya Perda Pendidikan Berkarakter

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Badan Pengelola Latihan (BPL) HMI Kota Banjarmasin mengusulkan adanya peraturan daerah tentang pendidikan berkarakter.

Usulan peraturan daerah tersebut diterima langsung ketua komisi IV DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Lutfi Saifuddin , Rabu (19/6/2024).

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel H Lutfi Saifuddin menyambut baik dan memberikan apresiasi atas usulan tentang dunia pendidikan.

Dalam pertemuan itu, Ketua BPL HMI Kota Banjarmasin Rizki Khoiru Rizal menyampaikan, ada beberapa poin penting yang menjadi perhatian HMI, seperti bagaimana tata kelola teknis dan mekanisme dalam pembentukan karakter serta bagaimana pengelompokkan beasiswa-beasiswa yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel.

Rizki menilai, bahwa perda ini belum sampai menyentuh bagian-bagian yang mahasiswa perlukan.

“Ada beberapa poin terkhusus, seperti mahasiswa difabel, mahasiswa aktivis dan mahasiswa yang bergerak di bidang sosial. Karena itu yang kita lihat kurang diperhatikan di bagian perdanya,” sebutnya.

Senada Ketua Badan Koordinasi (Badko) HMI Kalsel Abdi Aswadi yang ikut mengawal raperda tersebut mengharapkan kehadiran HMI Kalsel bisa mendukung penambahan usulan poin-poin penting dalam raperda seperti beasiswa untuk para mahasiswa difabel, beasiswa untuk para aktivis dan lain-lain. Karena seraya jika itu terwujud dapat meningkatkan kualitas pemuda dan pendidikan di Kalimantan Selatan.

“Mudah-mudahan itu bisa dimasukan ke dalam perda dan diterima dengan baik,”tuturnya.

Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saefuddin, mengatakan banyak masukan yang diperoleh dan itu akan kita koordinasikan dengan anggota komisi IV DPRD Kalsel

“Alhamdulillah banyak sekali masukan yang disampaikan dari BPL HMI cabang Kota Banjarmasin. Ini untuk menambah, memperkaya perda agar betul-betul bisa sesuai dengan kebutuhan di Kalsel,” katanya.

Ketua komisi membidangi kesra dan pendidikan ini berharap usulan-usulan tertulis yang disampaikan nantinya diharapkan bisa terakomodir dan masuk ke dalam raperda sehingga dapat memberi manfaat bagi mahasiswa Kalsel.

(YUNN/rilishmsdprdkalsel)