Bupati Batola Salurkan BST kepada 13 Ribu Lebih Warga Terdampak PPKM

Batola Salurkan BST

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 sedang dilaksanakan di Kabupaten Barito Kuala (Batola) hingga 2 Agustus 2021, yang dibarengi pemberian bantuan sembako, khususnya bagi masyarakat terdampak dan yang tengah melaksanakan isolasi mandiri.

Bertempat di Rumah Jabatan Kepala Daerah Batola, Bupati Hj. Noormiliyani A.S. menyalurkan bantuan PPKM dari pemerintah pusat kepada peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST), Kamis (29/07/2021).

Advertisement

Kepala Dinas Sosial Batola Fuad Syekh menyampaikan, bahwa bantuan kali ini diberikan kepada 7 ribu penerima manfaat PKH dan 13 ribu lebih penerima BST melalui Kantor Pos, dan beras 10 kilogram yang disalurkan melalui pemerintah kecamatan.

“BST maupun PKH disalurkan mulai tanggal 28–30 Juli dengan nilai bantuan Rp600 ribu untuk dua bulan,” paparnya.

Pihaknya juga menyiapkan 6.800 paket bantuan sembako yang akan disalurkan secara bertahap, di antaranya kepada  warga yang melaksanakan isolasi mandiri.

“Sesuai update terbaru, terdapat 573 warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri hingga saat ini. Terbanyak berasal dari Kecamatan Alalak 273 orang dan Marabahan 140 orang,” urai Fuad Syekh.

Sementara itu, Bupati Hj. Noormiliyani A.S. berharap, bantuan yang diberikan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak PPKM Level 3 di Batola.

Pemberlakukan aturan ini berkonsekuensi terhadap pembatasan kegiatan rumah makan atau tempat minum, kafe, pedagang kaki lima, dengan hanya diperbolehkan menerima pengunjung 25% dari kapasitas ruangan, dan jam operasional maksimal hanya sampai pukul 17.00 WITA. Khusus untuk restoran yang hanya melayani pesan antar atau dibawa pulang, dapat beroperasi selama 24 jam.

(Alibana/AhmadMT)

Advertisement