JURNALKALIMANTAN.COM, PENAJAM PASER UTARA – Di tengah hiruk pikuk pemindahan ibu kota negara (IKN) dan pro kontra dari berbagai pihak, hingga sempat terjadi dugaan penghinaan kepada Pulau Kalimantan, turut mendapat perhatian dari Senator Utusan Kalimantan Selatan (Kalsel), yang menegaskan pemindahan IKN adalah bukti cinta Presiden Jokowi kepada Indonesia.
“Kita tahu selama ini banyak pengamat mengatakan bahwa arah pembangunan dan kebijakan anggaran negara kita sangat Jawa sentris, dan dalam perjalanan bangsa ini ke depan berpotensi membuat celah disintegrasi bangsa, disebabkan kegelisahan anak bangsa dari daerah-daerah di luar Pulau Jawa. Karena itulah saya melihat hal ini sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan Presiden Jokowi terhadap persatuan bangsa,“ ungkap Habib Banua seusai kunjungan ke titik nol IKN baru, Ahad (30/01/2022).
Ditambahkannya kepeduliaan dan kecintaan ini akan tersa lebih istimewa jika yang menjadi kepala Otorita IKN Baru merupakan orang Kalimantan
Ia juga menganggap pemindahan IKN ke Kalimantan adalah langkah tepat untuk mewujudkan visi besar bangsa, guna pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
Anggota DPR RI yang mendapat gelar H. Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim dari Kesultanan Banjar ini juga berpesan, agar bagi yang tidak setuju dengan pemindahan IKN untuk dapat menyampaikannya dengan cara yang baik dan juga masukan yang membangun.
“Saya rasa bagi yg tidak setuju pemindahan IKN ke Kalimantan lebih baik memberikan masukan yang konstruktif kepada pemerintah, agar cita-cita kita bersama untuk Indonesia maju dan sejahtera bisa terwujud dalam waktu secepat-cepatnya,” pungkasnya.
Aditya / Ahmad MT














