Jakarta International Marathon 2026 Dongkrak Ekonomi dan Gaya Hidup Sehat

Menpora RI Erick Thohir saat di wawancarai awak media (foto:Gilang/kemenpora.go.id)

JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Ajang BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 yang digelar beberapa waktu yang lalu mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir.

Event lari berskala internasional ini dinilai tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan gaya hidup sehat masyarakat.

Sekitar 45 ribu peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Tingginya antusiasme ini mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga sebagai bagian dari gaya hidup.

Menpora Erick Thohir mengatakan, penyelenggaraan JAKIM 2026 menjadi langkah positif dalam membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat ekosistem industri olahraga nasional.

“BTN Jakarta International Marathon 2026 merupakan langkah positif untuk mendorong masyarakat semakin mengedepankan pola hidup sehat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi penggerak ekonomi melalui pengembangan sport tourism dan industri olahraga,” ujarnya.

Ia menilai, event olahraga berskala besar memiliki dampak ekonomi yang signifikan, terutama bagi sektor pariwisata dan pelaku usaha.

Menurut Erick, ke depan Indonesia perlu memiliki ajang maraton berkelas dunia yang mampu menjadi ikon, seperti Boston Marathon dan Tokyo Marathon.

“Di Asia Tenggara, kita juga harus punya rangkaian event serupa. Mudah-mudahan pada 2027 atau 2028, Indonesia bersama negara ASEAN lainnya bisa berkolaborasi menyelenggarakan maraton kawasan,” katanya.

Gagasan tersebut sejalan dengan hasil Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports (SEAMMYS) yang digelar di Bali pada Mei 2026, yang mendorong kolaborasi antarnegara dalam penyelenggaraan event olahraga internasional.

Melalui sinergi tersebut, negara-negara Asia Tenggara diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan ajang olahraga, memperkuat konektivitas kawasan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sport tourism.

BTN Jakarta International Marathon 2026 menjadi contoh bagaimana olahraga dapat berperan sebagai instrumen pembangunan, tidak hanya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga dalam membuka peluang ekonomi yang lebih luas. (Viz)