Jelang Iduladha, Hiswana Migas Kalsel Pastikan Stok LPG Aman

Ketua hiswana migas kalsel hj muliana Yuniar (ditengah) saat berikan keterangan pers terkait gas elpiji 3 kilogram

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Menjelang Iduladha 1445 H, distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg di Kota Banjarmasin dipastikan dalam kondisi normal dan tidak ada kelangkaan.

Bahkan, pasokannya pun sangat lancar karena diperkuat dengan Operasi Pasar (OP) oleh PT Pertamina, seperti di Kelurahan Mantuil, Kelayan Timur, Belitung Utara, Basirih, Kuin Selatan, Kuin Utara, Kuin Cerucuk, Surgi Mufti, Sungai Andai, Alalak Utara dan Sungai Miai masing-masing satu truk (560 buah tabung).

“Ya, operasi pasar untuk menstabilisasi harga. Jadi memastikan LPG 3 Kg sangat ada dan tersedia,” ucap Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalsel, Hj. Muliana Yuniar, didampingi Sekretarisnya, H. Nicko, dan Dewan Pertimbangan, H. Addy Chairuddin Hanafiah, Sabtu (18/5/2024).

Meski demikian, menurutnya operasi pasar tergantung kebutuhan wilayah dan 1 KTP hanya berhak 1 tabung.

“Kalau ada pengecer dengan harga tinggi, itu di luar kendali Hiswana Migas,” tambahnya.

Hal tersebut dikarenakan kewenangan Hiswana Migas hanya sampai di tingkat pangkalan.

“Pangkalan menjual LPG 3 Kg sesuai HET Rp18.500 per tabung,” tandasnya.

Ia memastikan, jika ada gejolak kelangkaan maka Hiswana Migas Kalsel selalu merespon keluhan masyarakat.

“Kita tidak ingin ada gejolak kelangkaan LPG 3 Kg, sebab dalam penyaluran dan distribusi stabil dan normal,” bebernya.

Untuk itu, Ia pun mengimbau agar warga yang mampu membeli LPG non subisidi, baik 5,5 Kg maupun 12 Kg.

Begitu pula pemilik rumah makan dan warung-warung besar dapat membeli LPG non subsidi agar penyaluran subsidi lebih tepat sasaran.

(Saprian/Viz)