Maybank dan Muslim Pro Luncurkan Amanah Pro untuk Haji dan Umrah

(Kiri-kanan) Group Managing Director & CEO Muslim Pro, Nafees Khundker, dan Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia, Romy H. Buchari

JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — PT Bank Maybank Indonesia Tbk bersama Muslim Pro meluncurkan Amanah Pro, sebuah aplikasi finansial digital berbasis syariah yang ditujukan untuk membantu masyarakat dalam mempersiapkan perjalanan ibadah haji dan umroh.

Amanah Pro menjadi platform Islamic Banking-as-a-Service (iBaaS) pertama di Indonesia, yang memungkinkan pengguna mengakses layanan keuangan syariah langsung melalui aplikasi tanpa harus datang ke kantor cabang bank.

Melalui integrasi ini, jutaan pengguna Muslim Pro di Indonesia dapat memanfaatkan layanan perbankan syariah secara lebih mudah dan terhubung dengan ekosistem digital yang sudah menjadi bagian dari keseharian mereka.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengatakan peluncuran Amanah Pro merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat industri keuangan syariah di Indonesia melalui inovasi digital.

“Peluncuran Amanah Pro adalah bukti bahwa inovasi digital dan prinsip syariah dapat saling memperkuat,” ujar Steffano dalam peluncuran di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia, Romy H. Buchari, menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan strategi ROAR30 untuk menghadirkan pengalaman nasabah yang lebih baik dan berdampak luas.

Sementara itu, Group Managing Director and CEO Muslim Pro, Nafees Khundker, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam memperluas layanan digital yang relevan bagi komunitas Muslim global, khususnya dalam mendukung perencanaan ibadah haji dan umroh.

Amanah Pro dibangun di atas teknologi Banking-as-a-Service (BaaS) yang memungkinkan integrasi layanan keuangan secara fleksibel dan sesuai prinsip syariah. Platform ini juga didukung teknologi Audax untuk mempercepat proses integrasi layanan.

Ke depan, Maybank Indonesia berkomitmen mengembangkan Amanah Pro sebagai bagian dari upaya memperluas ekosistem keuangan syariah yang lebih inklusif dan berbasis kebutuhan masyarakat digital. (YUN)