Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Suparmi mengungkapkan target PSR di Kalsel pada tahun 2018 sampai dengan 2020 adalah 10.517 hektar, sedangkan target PSR di tahun 2021 sendiri adalah 3.500 hektar yang terbagi di 5 kabupaten.
Adapun kabupten yang masuk dalam target PSR tahun 2021 ini yaitu, 1000 hektar di Kabupaten Banjar, 500 hektar Kabupaten Kotabaru, 1000 hektar Kabupaten Tanah Bumbu, 500 hektar Kabupaten Tanah Laut, dan 500 hektar Kabupaten Batola.
“Tujuan dari program PSR ini adalah membantu petani sawit rakyat. Memperbarui perkebunan kelapa sawit dengan kelapa sawit yang berkualitas dan berkelanjutan, serta meningkatkan produksi dan produktifitas kelapa sawit, ” ucap Suparmi dalam sambutannya.
Safrizal menambahkan apabila angka pendaftar program PSR di Kalsel melebihi target, pemprov Kalsel akan data dan ajukan kembali pada Kementrian Pertanian.
“Saya kira kalau sudah di umumkan seperti ini, besok antriannya akan mulai panjang. Apabila melebihi dari 3.500 hektar, nanti akan kita data dan kita ajukan Kementrian Pertanian agar disetujui tambahannya,” paparnya.
Karena ini untuk perkebunan rakyat, tentu manfaatnya sangat besar sekali untuk rakyat.
Sebelum menutup sambutannya, Safrizal tak lupa berpesan untuk menghindari pembakaran untuk pembukaan lahan dalam proses PSR, untuk menghindari atau mengurangi hotspot karhutla. Mengingat bulan Juni sudah memasuki musim kering. (om/jk)














