Siap-Siap, Kedamangan Jabiren Raya Bakal Gelar Lagi Mangatang Utus di 2023

Kedamangan Jabiren Raya
Pertemuan persiapan kegiatan Mengatang Utus Jilid ke-4

JURNALKALIMANTAN.COM, PULANG PISAU – Berdasarkan Surat Keputusan Damang Kepala Adat Kecamatan Jabiren Raya Nomor 03 Tahun 2023, bakal diadakan acara Mengatang Utus Jilid ke-4, tanggal 17, 18, dan 19 Mei 2023.

Kegiatan serupa sudah pernah dilaksanakan pada tahun 2015, 2017, dan 2019. Tahun 2021 dan 2022 ditiadakan karena pandemi.

Untuk itu, diadakanlah pertemuan guna membahas persiapan acara, yang dihadiri Ketua Komisi ll DPRD Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Yoppy Satriadi, Ketua Pemuda Katolik Pulpis Deddy Hermawan, Damang Jabiren Raya Saiful bersama seluruh kerapatan mantir adat, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Pemuda Dayak Pulpis Hermawan Mihing, Ketua DPD Persatuan Pemuda Dayak Pulpis Benny Diktus, Komandan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak Dewan Pimpinan Kecamatan Jabiren Raya Supian Hadi, tokoh adat, penggiat seni budaya Dayak, serta perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Jumat (28/4/2023).

“Tujuan kegiatan tersebut agar dapat meningkatkan kerja sama dan kebersamaan Lembaga Adat Kedamangan dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, maupun Iintas sektor, pengurus sanggar seni dan tari, sekolah-sekolah, dalam rangka menumbuh kembangkan seni dan budaya, dan kepariwisataan,” urai Damang Jabiren Raya Saiful.

Selain itu, tambahnya, agenda tersebut juga dalam rangka melestarikan masakan tradisional, olahraga, dan kearifan lokal masyarakat Dayak Kalimantan Tengah, sebagai wadah bagi seniman bekreasi khas masing-masing daerah, sehingga dapat memotivasi untuk terus berkarya dan berprestasi, sebagai sarana promosi budaya dan pariwisata.

“Acara ini bisa diikuti para seniman dan budayawan lokal, masyarakat, wisatawan, dilaksanakan di Desa Jabiren di Balai Adat Kecamatan Jabiren Raya, Jalan Lintas Transkalimantan Poros Selatan Palangka Raya-Banjarmasin,” jelas Saiful.

Jenis lomba yang dilaksanakan antara lain memasak makanan tradisional masyarakat Dayak Kalimantan Tengah berbahan dasar singkah bertemakan kandas. Kemudian ada lomba kesenian tradisional mangenta, karungut, lagu Daerah Kalteng, lawang sakepeng, mangaruhi, dan tari daerah.

“Juga diundang perwakilan 6 kelompok masyarakat Kecamatan Jabiren Raya yang meliputi utusan seluruh desa, sanggar tari, sanggar ukir SMP, SMA, dan para seniman sebagai pengisi acara,” papar Saiful.

Ia pun berharap dengan adanya kegiatan ini, para pemuda Dayak berminat dan tetap bersemangat dengan adanya pentas seni.

“Kita dapat memperlihatkan atau mempertunjukkan kemampuan dalam mengangkat adat, seni, dan budaya kita Dayak. Untuk pentas ini nantinya kita berharap peserta-peserta yang memang memiliki keahlian dan pengetahuan dalam seni, adat, dan budaya Dayak untuk berpartisipasi,” ajak Damang Jabiren Raya.

Ia turut mengimbau pemuda pemudi Dayak untuk bekerja sama, bergabung, dan belajar mengangkat adat, seni budaya Dayak, agar bisa dikenal luas hingga tingkat internasional.

(Ded)