Tewaskan 1 Pengendara, Sopir BPK Ini Mengaku Salah

Kecelakaan BPK
Tangkapan layar video suasana setelah kejadian kecelakaan antara mobil BPK dengan pengendara sepeda motor

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Korban yang tewas tersebut adalah Fauzi (34), warga Tatah Jeruju, Kabupaten Banjar. Almarhum dinyatakan meninggal pada Selasa pagi (17/5/2022), setelah mendapatkan perawatan intensif selama dua hari.

Sementara untuk sopir mobil Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang dimaksud berinisial W (20), warga Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Lingkar Dalam Selatan, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, pada hari Minggu (15/5/2022) siang, antara mobil BPK dengan dua pengendara sepeda motor yaitu jenis Honda Vario dan Yamaha Aerox, yang juga mengakibatkan tiga korban luka-luka.

Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol M. Noor Chaidir melalui Kepala Sub Unit Penegakan Hukum Unit Kecelakaan Ipda Suparwoto, membenarkan adanya insiden tersebut.

“Benar, ada kecelakaan yang melibatkan mobil BPK Banjarmasin dan 2 buah pengendara sepeda motor, yang mengakibatkan salah satu korbannya meninggal dunia,” ujarnya kepada awak media, Selasa (17/5/2022) sore.

Ipda Suparwoto membeberkan kronologisnya, yang diawali saat mobil BPK sedang dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran di kawasan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar.

“Niatnya ingin membantu pemadaman api di lokasi kebakaran, namun untuk lokasi pastinya saja, sopirnya masih belum mengetahui,” bebernya.

Saat di Jalan Lingkar Dalam Selatan, mobil BPK tersebut berniat menyalip mobil BPK lainnya dari sebelah kanan, yang saat itu juga ingin menuju ke lokasi kebakaran.

“Kebetulan saat mobil BPK tersebut menyalip mobil BPK lainnya, ada 2 buah motor dari arah yang berlawanan. Karena terlalu cepat, hingga bannya selip dan tidak sempat melakukan pengereman, akhirnya menabrak motor vario yang ada di depannya, kemudian terseret, baru kemudian mengenai kendaraan Aerox,” paparnya.

Untuk saat ini, sopir sudah diamankan di Mapolresta Banjarmasin untuk menjalani proses lebih lanjut.

“Jadi, saat ini sopir masih dalam tahap penyidikan,” ucap Ipda Suparwoto.

Sementara itu, menurut pengakuan W, saat itu dirinya berniat menyalip mobil BPK yang ada di depannya.

“Saat sedang menyalip, ban belakang saya selip dan setirannya jadi oleng ke kanan, kemudian menabrak dua buah kendaraan tersebut,” tutur W kepada awak media.

Ia pun menyadari kalau dirinya telah mengambil jalur yang salah, terlebih lagi dengan menggunakan kecepatan yang cukup tinggi.

“Sadar saja kalau sudah mengambil jalur yang salah. Namun kalau untuk berapa kecepatannya, saya juga tidak bisa memperkirakannya,” pungkasnya.

(Adt)