JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-23 Tingkat Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026 resmi ditutup, di Lapangan Polres Lama, Desa Bersujud, Sabtu (8/8/2026) malam.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan MTQN menjadi momentum penting untuk membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia, terutama generasi muda di tengah perkembangan era digital.
Menurutnya, MTQN tidak hanya diharapkan melahirkan peserta berprestasi di bidang Al-Qur’an, tetapi juga generasi yang mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan kekuatan iman serta akhlak.
Andi Rudi Latif menilai perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat memberikan peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Karena itu, kemajuan digital harus dimanfaatkan secara positif tanpa meninggalkan nilai spiritual dan ajaran Al-Qur’an.
“Kekuatan spiritual dan nilai-nilai Al-Qur’an harus tetap menjadi pegangan utama agar kemajuan yang dicapai tetap berada dalam koridor moral dan akhlak yang baik,” katanya.
Ia menegaskan, MTQN bukan sekadar ajang perlombaan seni membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari syiar Islam, pembinaan mental dan spiritual, sekaligus sarana menanamkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi, Bupati menyampaikan ucapan selamat. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” pesannya.
Sementara kepada peserta yang belum berhasil menjadi juara, Andi Rudi Latif meminta agar tidak berkecil hati. Ia mendorong seluruh peserta untuk terus belajar, berlatih, dan memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an.
Menurutnya, keberhasilan dalam MTQN tidak semata-mata diukur dari perolehan juara. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Nilai utama dari MTQN adalah bagaimana kita mampu mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Pelaksanaan MTQN ke-23 Tingkat Kecamatan Simpang Empat diharapkan dapat terus menjadi wadah pembinaan generasi Qur’ani, sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan dan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu.
(Adv/Mc Tanbu)













