QRIS Mudah tapi Bisa Menjebak, Bank Kalsel Edukasi Pelajar SMKN 2 Amuntai Jadi Pengguna Cerdas

Direktur Bisnis Bank Kalsel, Akhmad Fauzi Noor Seusai Kegiatan Edukasi Literasi dan Inklusi Keuangan di SMKN 2 Amuntai, (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Kemudahan transaksi digital berbasis QRIS dan dompet elektronik (e-wallet) kini semakin dekat dengan kehidupan generasi muda. Namun di balik kemudahan tersebut, tersimpan berbagai potensi risiko yang perlu diwaspadai. Menyikapi hal itu, Bank Kalsel menggelar kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan di SMK Negeri 2 Amuntai, Kamis (8/1/2026).

Mengusung tema “SCAN, PAY, DONE… Aman Gak Sih? Menghadapi Digitalisasi Pembayaran di Era Modern”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar tentang keamanan transaksi digital sekaligus menanamkan kesadaran dalam menggunakan layanan keuangan non-tunai secara bijak.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Fakhruzin Ahyani, Kepala SMK Negeri 2 Amuntai Herry Fitriyadi, Direktur Bisnis Bank Kalsel Akhmad Fauzi Noor, Kepala Divisi Dana & Digital Banking Bank Kalsel, para guru, serta pelajar SMKN 2 Amuntai.

Dalam sosialisasi ini, Bank Kalsel memberikan pemahaman mengenai kemudahan transaksi non-tunai berbasis QRIS dan e-wallet yang semakin masif digunakan, sekaligus mengedukasi potensi risiko yang dapat muncul, seperti penipuan QR palsu, phishing, hingga kebocoran data pribadi apabila tidak digunakan secara cermat dan bertanggung jawab.

Direktur Bisnis Bank Kalsel, Akhmad Fauzi Noor, menegaskan bahwa literasi keamanan transaksi digital merupakan bagian penting dalam membentuk generasi muda yang cakap finansial.

“Di era digital saat ini, sistem pembayaran memang memberikan banyak kemudahan, khususnya bagi generasi muda. Namun pemahaman tentang keamanan transaksi harus berjalan seiring, agar pelajar mampu bertransaksi secara aman, tidak mudah tertipu, serta menggunakan layanan keuangan digital secara bijak dan cerdas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Amuntai Herry Fitriyadi mengapresiasi kehadiran Bank Kalsel yang memberikan edukasi langsung kepada para pelajar.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Sosialisasi dari Bank Kalsel sangat bermanfaat bagi siswa-siswi, tidak hanya untuk mengenal dunia perbankan dan transaksi digital, tetapi juga menanamkan pemahaman program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kecintaan terhadap Indonesia sejak dini,” ungkapnya.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Ubaidillah Alkaff dan Tina, yang membahas literasi keuangan, keamanan bertransaksi digital, serta penguatan program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah).

Melalui kegiatan ini, para pelajar diajak untuk lebih mencintai dan memahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, sekaligus menjadi Smart User, yakni pengguna layanan keuangan digital yang cerdas, berhati-hati, dan bertanggung jawab sejak dini.

(Sumber : Bank Kalsel)

[feed_them_social cpt_id=57496]