JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, meraih sejumlah penghargaan bergengsi dalam ajang Top BUMD Awards 2026 yang digelar di Dian Ballroom Lantai 11, Hotel Raffles Jakarta, Senin (13/4/2026).
Kegiatan yang diikuti lebih dari 1.170 BUMD se-Indonesia ini diselenggarakan oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah, serta didukung Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan”.
Acara tersebut turut dihadiri Yandri Susanto, kemudian Tito Karnavian yang diwakili oleh Yusharto Huntoyungo selaku Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, serta Sultan Bachtiar Najamudin, bersama para kepala daerah, direksi, komisaris, dan perwakilan BUMD dari seluruh Indonesia.
Dalam ajang tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berhasil meraih sejumlah penghargaan, yakn Top Pembina BUMD 2026 yang diberikan kepada Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, Top BUMD Awards 2026 Bintang 5 untuk PDAM Kotabaru (kategori Perumda Air Minum), Top BUMD Awards 2026 Bintang 5 untuk PT BPR Kotabaru (Perseroda) (kategori Bank Perkreditan Rakyat) Top CEO BUMD 2026 yang diterima oleh Tri Basuki.
Usai menerima penghargaan, Bupati Kotabaru Muhammad Rusli menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak atas capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan ini menjadi prestasi luar biasa, mengingat Kotabaru telah lima kali berturut-turut meraih penghargaan serupa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, kami mengucapkan terima kasih. Ke depan, kami akan terus memberikan dukungan kepada PDAM maupun BPR agar kinerjanya semakin meningkat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja BUMD, khususnya dalam pelayanan air minum, penyediaan air bersih, serta akses pembiayaan seperti kredit usaha rakyat (KUR) tanpa bunga.
Sebagai informasi, Top BUMD Awards merupakan penghargaan bagi BUMD terbaik di Indonesia berdasarkan kinerja bisnis, layanan, inovasi, serta kontribusi terhadap perekonomian daerah. Ajang ini juga dikenal sebagai kegiatan corporate rating terbesar bagi BUMD di Indonesia.
Ketua penyelenggara yang juga CEO Majalah Top Business, M. Lutfi Handayani, menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini merupakan yang ke-11 sejak pertama kali digelar pada 2016. Tercatat sebanyak 218 BUMD mengikuti tahapan seleksi secara lengkap.
“Kegiatan ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga mendorong BUMD untuk terus meningkatkan kinerja, tata kelola, serta kontribusinya dalam pembangunan ekonomi daerah,” jelasnya.
Melalui ajang ini, diharapkan semakin banyak BUMD yang mampu berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
(Adv/Eca)














