Yudisium Sarjana dan Angkat Sumpah Ners, UCB Siapkan SDM Unggul

FOTO BERSAMA: Seluruh jajaran pejabat dan pengajar UCB melakukan sesi foto bersama - (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Universitas Cahaya Bangsa (UCB) Banjarmasin menggelar Yudisium Sarjana dan Angkat Sumpah Profesi Ners Tahun 2026 di Swiss-Belhotel Banjarmasin, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan akademik dan profesi sebelum memasuki dunia kerja.

Rektor Universitas Cahaya Bangsa, Dra. Hj. Sri Erliani, MM., M.MKes., mengatakan para lulusan diharapkan mampu berkontribusi secara profesional di tengah masyarakat serta memiliki daya saing yang tinggi di dunia kerja.

“Hari ini dilaksanakan yudisium sarjana dan pengambilan sumpah profesi. Kami berharap para alumni yang telah diyudisium maupun diangkat sumpah dapat terserap di dunia kerja. Alhamdulillah, sekitar 80 persen lulusan program profesi yang mengikuti kegiatan hari ini sebenarnya sudah memiliki pekerjaan di instansi masing-masing,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 124 peserta mengikuti yudisium dan angkat sumpah profesi, terdiri dari 30 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan, 79 mahasiswa Program Profesi Ners, dan 15 mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat.

Sri Erliani menegaskan bahwa para lulusan, khususnya di bidang kesehatan, memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Integritas, kompetensi, dan dedikasi menjadi modal utama dalam menjalankan profesi yang diemban.

Ia berharap para lulusan dapat menjadi tenaga kesehatan yang profesional, unggul, berkarakter, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Selain mencetak lulusan berkualitas, UCB juga terus memperkuat mutu pendidikan melalui kerja sama internasional. Baru-baru ini, UCB menjalin nota kesepahaman dengan salah satu universitas di Malaysia untuk pengembangan akademik dan sumber daya manusia.

Kerja sama tersebut mencakup sejumlah bidang strategis, seperti teknologi informatika, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), kesehatan, hingga bioteknologi.

“Kami tertarik mengembangkan kerja sama khususnya pada Program Studi Teknologi Informatika. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa, lulusan, maupun dosen dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja,” kata Sri Erliani.

Sementara itu, Ketua Yayasan Universitas Cahaya Bangsa, Dr. H. Akhmad Murjani, SH., M.Kes., M.H., menyampaikan apresiasi atas berbagai terobosan yang dilakukan pihak universitas, termasuk kolaborasi internasional yang dinilai berpotensi menghadirkan pengembangan teknologi AI sebagai salah satu program unggulan.

Ketua Yayasan Cahaya Bangsa, Dr Akhmad Murjani, Saat Memberikan Sambutan di Yudisium Sarjana dan Angkat Sumpah Profesi Ners UCB. (Foto : Ist)

“Kami mengapresiasi penuh terobosan yang dilakukan rektor melalui kerja sama dengan universitas di Malaysia. Yayasan sangat mendukung pengembangan program-program baru, khususnya di bidang teknologi informasi dan AI. Mudah-mudahan kerja sama ini segera terealisasi dan dapat diimplementasikan di Universitas Cahaya Bangsa,” ujarnya.

Akhmad Murjani juga berpesan kepada para lulusan profesi kesehatan agar senantiasa menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, sumpah profesi yang telah diucapkan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Rawatlah pasien dengan ilmu, empati, dan hati nurani. Profesi kesehatan merupakan garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Keselamatan dan pemulihan pasien menjadi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.

Melalui yudisium dan angkat sumpah profesi ini, Universitas Cahaya Bangsa berharap para lulusan mampu menjadi sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam pembangunan kesehatan serta kemajuan bangsa.

(Ian)