JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan, mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana memperkuat semangat literasi dan meningkatkan kesadaran dalam menjaga arsip sebagai memori kolektif bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Sri Mawarni, S.Sos., M.Si, dalam ucapan peringatan Tahun Baru Islam 1448 H.
Menurut Sri Mawarni, momen hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga sebagai perubahan menuju kondisi yang lebih baik, termasuk dalam meningkatkan budaya membaca dan literasi masyarakat.
“Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram. Mari jadikan momen hijrah di tahun yang baru ini sebagai pijakan untuk terus menyalakan semangat Iqra demi mewujudkan masyarakat yang literat,” ujarnya melalui akun perpuspalnam, Selasa (16/6).
Selain penguatan literasi, Dispersip Kalsel juga menekankan pentingnya menjaga dan mengelola arsip secara tertib, aman, dan terpercaya. Hal tersebut dinilai sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam merawat sejarah dan identitas bangsa.
Sri Mawarni menambahkan, tata kelola arsip yang baik merupakan bentuk amanah dalam menjaga memori kolektif bangsa agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
“Sekaligus memantapkan amanah kita dalam menjaga memori kolektif bangsa melalui tata kelola arsip yang tertib, aman, dan terpercaya,” katanya.
Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 H, Dispersip Kalsel berharap semangat hijrah dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat budaya literasi, serta berkontribusi dalam pelestarian ilmu pengetahuan dan sejarah.
(Adv)













