JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menghadirkan program pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Program Usaha Mikro Maju Sejahtera (UMARA).
Skema pembiayaan ini bekerja sama dengan Bank Kalsel, yang disosialisasikan kepada 120 pelaku usaha mikro dalam Sosialisasi Permodalan Program UMARA oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Diskopumker), di Aula Banjarmasin Creative Hub, Rabu (24/6/2026).
Wakil Wali Kota Hj. Ananda mengatakan, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu pelaku usaha yang selama ini terkendala akses permodalan. Menurutnya, banyak usaha mikro memiliki potensi berkembang, namun terbentur keterbatasan modal dan akses pembiayaan.
“Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor usaha mikro agar semakin maju, mandiri, dan berdaya saing. Kami berharap pembiayaan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Diskopumker Machli Riyadi, menegaskan keunggulan utama Program UMARA adalah pinjaman tanpa bunga, karena biaya bunga sepenuhnya ditanggung oleh pemda.
“Sehingga UMKM bisa lebih ringan dalam memperoleh modal usaha,” katanya.
Kadis menjelaskan, saat ini plafon pinjaman yang disiapkan mencapai Rp150 juta. Namun besaran tersebut masih akan dievaluasi menyesuaikan jumlah pemohon yang terus meningkat.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada 12 pelaku UMKM yang mengajukan pembiayaan, dan seluruhnya masih dalam tahap seleksi. Sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi antara lain memiliki usaha yang telah berjalan minimal enam bulan, memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), tidak sedang memiliki pinjaman di bank lain, serta tidak memiliki riwayat kredit macet.
Berdasarkan data Diskopumker, jumlah UMKM di Banjarmasin yang telah memiliki NIB mencapai 59.193 unit usaha. Karena itu, penyaluran program akan dilakukan secara bertahap, agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh pelaku usaha yang memenuhi syarat.
Melalui program pinjaman tanpa bunga ini, Pemkot berharap UMKM dapat lebih mudah memperoleh modal, meningkatkan produktivitas usaha, memperluas pasar, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Turut hadir pada sosialisasi ini Kepala Bagian Pemasaran Bank Kalsel Cabang Utama Banjarmasin Pardloni Akbar, beserta jajaran dan pihak terkait lainnya.
(Ih/Ahmad M)













