JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P., yang akrab disapa Bang Dhin mendorong Gerakan Pramuka dan generasi muda Kalsel menjadi pelaku utama di era digital.
Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, produktivitas, sekaligus membuka peluang ekonomi. Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu menjadi inovator, wirausahawan digital, dan pemimpin masa depan.
“Era digital membuka peluang luas, tetapi harus diimbangi karakter, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Nilai kepramukaan penting menjadi benteng moral generasi muda,” ujarnya, Selasa (11/8/2026).
Bang Dhin menilai Satya dan Darma Pramuka tetap relevan menghadapi tantangan digital, seperti hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, perjudian daring, dan penyalahgunaan data pribadi.
Ia mendorong kegiatan kepramukaan diperkuat dengan literasi digital, keamanan siber, kecerdasan buatan, kewirausahaan, mitigasi bencana, serta pembuatan konten positif yang mengangkat budaya dan potensi daerah.
“Pramuka harus adaptif dan modern tanpa kehilangan jati diri,” tegasnya.
Bang Dhin juga mengajak pemuda Kalsel menggunakan media sosial secara cerdas dengan mengisinya melalui karya, edukasi, prestasi, promosi UMKM, pariwisata, budaya Banua, dan kegiatan sosial.
Ia turut mendorong Pemprov Kalsel bersama kwartir Pramuka, sekolah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas kepemudaan memperluas pelatihan digital, menyediakan ruang kreatif, serta mengembangkan inkubasi usaha pemuda.
Pemerataan akses internet hingga wilayah perdesaan dan kepulauan juga dinilai penting agar pemuda Kalsel memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
“Jangan sampai pemuda Banua tertinggal karena keterbatasan akses. Kita harus membangun ekosistem agar mereka bisa tumbuh dan bersaing,” katanya.
Bang Dhin berharap Pramuka dan pemuda Kalsel mampu menjadi generasi cakap digital, berkarakter, mandiri secara ekonomi, serta tetap berpegang pada nilai kebangsaan dan budaya Banua.
“Masa depan Kalsel ada di tangan generasi muda. Kuasai teknologi, perkuat karakter, dan jadilah pelopor perubahan,” pungkasnya. (Rilis/YUN)













