JURNALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Kodim 1004/Kotabaru terus memperkuat program teritorial dengan menyasar kebutuhan dasar masyarakat di berbagai wilayah. Pembangunan infrastruktur penghubung, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), hingga penghijauan menjadi bagian dari program tersebut.
Komandan Kodim (Dandim) 1004/Kotabaru Letkol Inf. M. Taufik Akbar, SE menyampaikan, program teritorial dilaksanakan dengan menggandeng pemerintah daerah dan mengacu pada kebutuhan masyarakat di lapangan. Hal itu disampaikannya dalam Talkshow bersama Radio Gema Saijaan Kotabaru 102 FM, Kamis (13/8/2026).
Salah satu program yang mendapat perhatian yakni pembangunan sejumlah Jembatan Garuda di wilayah Kabupaten Kotabaru. Program tersebut mencakup satu jembatan gantung, dua jembatan Armco dan dua jembatan beton.
Jembatan gantung dibangun di Desa Limbungan, Kecamatan Hampang, dengan panjang 30 meter dan lebar 2 meter. Keberadaan jembatan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat, khususnya untuk menuju sekolah, puskesmas, pasar, desa hingga jalan utama.
Sementara dua jembatan Armco dibangun di Desa Kampung Baru dan Desa Bangun Rejo, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar. Masing-masing jembatan memiliki panjang 12 meter dan 14 meter dengan lebar 5 meter.
Selain itu, Kodim 1004/Kotabaru membangun dua jembatan beton, masing-masing di Desa Plajau Baru, Kecamatan Kelumpang Hilir, dan Desa Langkang Baru, Kecamatan Pulau Laut Timur.
Kedua jembatan tersebut memiliki panjang masing-masing 10 meter dan 12 meter, dengan lebar 4 meter.
Dandim 1004/Kotabaru Letkol Inf. M. Taufik Akbar mengatakan, penentuan lokasi pembangunan dilakukan berdasarkan aspirasi masyarakat yang kemudian diverifikasi di lapangan.
“Program ini kami laksanakan secara berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Aspirasi masyarakat menjadi salah satu dasar dalam menentukan program yang akan kami laksanakan,” ujarnya.
Menurutnya, usulan pembangunan umumnya disampaikan melalui kepala desa. Selanjutnya, laporan tersebut diverifikasi Babinsa sebelum diteruskan kepada jajaran Kodim untuk dikoordinasikan dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Antusiasme masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur tersebut juga dinilai tinggi. Sebab, sejumlah jembatan yang dibangun mampu memangkas jarak tempuh dan memperluas akses kendaraan.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat besar. Yang sebelumnya harus memutar sekitar 5 kilometer, sekarang bisa langsung melalui jembatan. Bahkan sebelumnya hanya bisa dilalui sepeda motor, sekarang sudah bisa dilalui mobil,” kata Taufik.
Selain jembatan, program teritorial Kodim 1004/Kotabaru juga menyasar peningkatan kualitas jalan di Desa Tanjung Lalak Selatan, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan.
Kepala Dinas PUPR Kotabaru Ir. H. Abdul Hamid mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru memberikan dukungan anggaran sekitar Rp460 juta untuk pengerasan jalan sepanjang kurang lebih 800 meter dengan lebar sekitar 5 hingga 6 meter.
Menurutnya, peningkatan akses tersebut sangat membantu aktivitas masyarakat karena kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan cukup berat.
“Dengan adanya pengerasan jalan ini, aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut, terutama untuk wilayah yang selama bertahun-tahun belum mendapatkan peningkatan infrastruktur,” ujarnya.
Program Kodim 1004/Kotabaru tidak hanya menyasar infrastruktur. Di Desa Tanjung Lalak Selatan, Kodim juga melaksanakan rehabilitasi tiga unit rumah tidak layak huni.
Program tersebut ditujukan untuk menyediakan hunian yang lebih aman, sehat dan layak bagi masyarakat kurang mampu. Rehabilitasi RTLH juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
Di lokasi yang sama, Kodim 1004/Kotabaru menjalankan program penghijauan dan pelestarian lingkungan bertajuk “Bersatu dengan Alam” di lahan seluas 1 hektare.
Kegiatan tersebut diarahkan untuk menjaga ekosistem pesisir, mencegah abrasi pantai, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dandim menegaskan, program teritorial akan terus diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat. Setiap usulan yang masuk akan melalui proses verifikasi agar pembangunan yang dilaksanakan tepat sasaran.
Ke depan, sejumlah usulan yang belum terealisasi diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui perencanaan dan penganggaran pada tahun berikutnya, termasuk peningkatan jalan dan pembangunan sarana penghubung di wilayah yang masih membutuhkan perhatian.
Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat, program teritorial Kodim 1004/Kotabaru diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat di berbagai pelosok Kabupaten Kotabaru.
(Adv/Eca)













