JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Partai NasDem, Habib Hasyim Bin Yahya, menegaskan komitmen DPRD Kalsel untuk mengawal aspirasi masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir yang dikeluhkan warga dalam beberapa pekan terakhir.
Pernyataan tersebut disampaikan Habib Hasyim saat mendampingi Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Jaini, menerima massa aksi di depan Gedung DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Senin (13/7/2026).
Habib Hasyim menegaskan DPRD tidak akan menutup mata terhadap berbagai keluhan masyarakat. Menurutnya, setiap aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan yang dimiliki lembaga legislatif.
“Pada prinsipnya DPRD Kalimantan Selatan siap menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta menindaklanjutinya sejauh menjadi kewenangan DPRD sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Kalsel, H. Muhammad Jaini, mengatakan pihaknya akan kembali mengagendakan pemanggilan manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah guna meminta penjelasan lanjutan mengenai penyebab serta langkah penanganan pemadaman listrik bergilir yang terjadi belakangan ini.
“Insya Allah DPRD Kalsel akan mengagendakan kembali pemanggilan manajemen PLN UID Kalselteng untuk meminta penjelasan terkait persoalan pemadaman listrik bergilir,” ujar Jaini.
Ia juga menjelaskan, dalam aksi tersebut massa turut menyampaikan aspirasi mengenai kasus yang menimpa konten kreator Muhammad Ali Ridho atau Babeh Aldo. Namun, menurutnya, persoalan tersebut berada di luar kewenangan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.
Aksi unjuk rasa yang diikuti ratusan massa dari Forum Demokrasi Masyarakat Sipil, Ormas PEKAT IB Kalimantan Selatan, dan GANTARA berlangsung tertib dengan pengamanan dari aparat kepolisian. (YUN)













