Habib Banua: Harusnya Ada Nama Tokoh Kalimantan di Kandidat Pimpinan Nusantara

Kepala IKN
H Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim (kanan) Anggota DPD RI mengusulkan DR. Mahyudin, S.T.,M.M (kiri) sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Negara pertama

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seperti diketahui, Presiden Republik Indonesia telah memunculkan 4 nama menjadi calon Kepala Otoritas Ibu Kota Negara baru (Nusantara).

Dari beberapa yang muncul, dinilai Habib Abdurrahman Bahasyim (Habib Banua), tidak mencerminkan pemerataan.

Menurut Anggota DPD RI tersebut, seharusnya ada seorang tokoh Kalimantan yang menjadi calon, yaitu Mahyudin

“Pemindahan Ibu Kota Negara enggak hanya bicara pembangunan (infrastruktur), namun juga masalah semangat pemerataan Sumber Daya Manusia,” jelasnya saat dihubungi via WhatsApp, Sabtu (22/01/2022).

Senator utusan Kalimantan Selatan ini menegaskan, ada beberapa alasan yang mendasar kenapa dirinya memilih Mahyudin.

“Pak Mahyudin merupakan putra dan juga tokoh dari Kalimantan. Pernah menjabat menjadi Wakil Ketua MPR RI. Sebelumnya menjabat menjadi bupati selama 2 periode, dan sekarang menjadi Wakil Ketua DPD RI,” jelas Habib Banua.

Senator yang bergelar H. Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim ini juga membandingkan antara Mahyudin dengan Basuki Tjahaja Purnama (salah satu kandidat Pimpinan IKN).

“Mahyudin merupakan sosok yang wawasan kebangsaannya sudah teruji sehingga apa yang dilakukannya selalu mendamaikan. Sedangkan Ahok, di setiap memberikan statement sering membuat kisruh,” tegas Habib Banua.

“Oleh sebab itu, maka harusnya Presiden Jokowi memilih Mahyudin sebagai kepala otoritas pertama di IKN,” pungkasnya.