Polisi Berhasil Amankan Pasutri Di Mantuil, Lantaran Miliki 1/2 Kg Sabu dan 218 Butir Extacy

Satuan Reserse (Reserse) Polresta Banjarmasin berhasil mengamankan pasangan suami istri (Pasutri) yang diduga sebagai

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Satuan Reserse (Reserse) Polresta Banjarmasin berhasil mengamankan pasangan suami istri (Pasutri) yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu, Rabu (5/1/2022).

Diketahui, untuk kedua pelaku tersebut berinisial HB (33) dan J (28), yang meruapakan pasutri warga jalan Mantuil Raya, Komplek Wengga Blok Q9, Rt.20, Rw.01, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Untuk pelaku pertama yaitu HB, diamankan di jalan Tembus Mantuil, Rt.16, Kelurahan Basiris, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Banjarmasin.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana A Martosumito mengatakan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat, kalau dilokasi sering terjadi transaksi narkotika.

“Saat dilakukan penyelidikan dan pemantaun dilokasi tersebut, didapati seorang pria yaitu HB dengan gelagat yang mencurigakan,” ujar Kapolresta Banjarmasin, kepada awak media, saat press rilis di Mapolresta Banjarmasin.

“Saat ditangkap dan digeledah, didapati pria tersebut membawa 6 buah paket sabu dengan total berat bersih sebesar  504,78 gram, yang disimpam didalam tas warna abu-abu, yang saat itu dibawanya,” tambahnya.

Tidak sampai disitu, saat dilakukan pengembangan polisi kembali mengemankan seorang wanita berinisial J, yang tidak lain adalah istri dari HB dirumahnya.

“Dari istri pelaku kita berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 8 buah paket sabu dengan berat bersih sebesar 65,92 gram, yang dibuat dalam tas indomaret berwarna biru, dan juga 218 butir extacy warna merah muda dengan logo ferarri dengan berat bersih sebesar 80,66 gram, yang disembunyikan didalam semak didepan rumah tersangka,” beber Kapolresta.

Dari penuturan tersangka HB, barang bukti tersebut didapat dari seorang laki-laki yang berinisial K, yang saat ini masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti lainnya, berupa 1 buah plastik warna ungu, 1 kotak rokok sampoerna mild 16 menthol, 1 buah handphone merk oppo, 3 pak plastik klip, 1 buah timbangan digital warna silver, 1 buah timbangan warna hitam.

“Untuk kedua tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolresta Banjarmasin, untuk menjalani sidik lebih lanjut” kata Kombes Pol Sabana.

“Semetara untuk motifnya, kedua pelaku melakukan hal tersebut lantaran faktor ekonomi,” tambanya.

Atas perbuatannya, para pelaku ini diancam dengan UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika pasal 114 ayat (2) jo 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1).

“Kedua pelaku diancam dengan masa hukuman 20 tahun penjara” papar Kapolresta Banjarmasin.

Kombes Pol Sabana juga berterima kasih sekaligus mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar jangan takut untuk menginformasikan kepada pihak kepolisian apabila terlihat hal-hal yang disekitarnya.

“Jangan takut untuk melapor, untuk identitas pasti kami rahasiakan,” imbau Kapolresta.

“Ini merupakan salah satu bukti, peran serta masyarakat dalam melakukan pemberantasan narkotika,” pungkasnya.

(ADT)