JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Momentum Idulfitri 1445 H akan menjadi hal spesial bagi para warga binaan pemasyrakatan (WBP) dan anak binaan di Kalimantan Selatan. Hal ini dikarenakan 7.355 WBP dan 32 anak binaan yang beragama Islam diusulkan mendapat Remisi Khusus (RK) Hari Besar Keagamaan, usai memenuhi beberapa kriteria.
Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020, syarat remisi bagi narapidana adalah berkelakuan baik, dengan yang bersangkutan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 bulan terakhir terhitung sebelum tanggal pemberian remisi. Penerima RK juga harus telah menjalani masa pidana lebih dari 6 bulan dan mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan lapas/rutan dengan predikat baik.
Sedangkan untuk anak binaan, syarat mendapatkan remisi juga diatur di Peraturan Menkumham RI Nomor 7 Tahun 2020, yakni berkelakuan baik dibuktikan dengan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 3 bulan terakhir terhitung sebelum tanggal pemberian remisi, telah menjalani masa pidana lebih dari 3 bulan, belum berusia 18 tahun, serta telah mengikuti program pembinaan dengan predikat baik.
Dari Total 9.853 narapidana, tahanan, dan anak binaan (data per 4 April 2024) yang sedang menjalani masa pidana, ada 2.466 orang yang dinyatakan tidak memenuhi syarat penerima RK kali ini.
Di antara alasannya adalah yang bersangkutan merupakan narapidana register F, sedang menjalani pidana kurungan penjara sebagai pengganti denda/uang pengganti/restribusi, sedang menjalani cuti menjelang bebas, belum menjalani masa pidana lebih dari 6 bulan untuk narapidana, belum menjalani masa pidana lebih dari 3 bulan untuk anak binaan, belum ada bantuan 8, pidana mati, dan pidana seumur hidup.
Adapun jumlah narapidana yang menerima remisi adalah sebagai berikut:
RK I :
– 15 Hari : 1.096
– 1 Bulan : 5.070
– 1 Bulan 15 Hari : 994
– 2 Bulan : 144
– Jumlah : 7.304
RK II:
– 15 Hari : 11
– 1 Bulan : 20
– 1 Bulan 15 Hari : 17
– 2 Bulan : 3
– Jumlah : 51
Jumlah anak binaan yang menerima remisi:
RK I:
– 15 Hari : 28
– 1 Bulan : 3
– 1 Bulan 15 Hari : 0
– 2 Bulan : 0
– Jumlah : 31
RK II :
– 15 Hari : 1
– 1 Bulan : 0
– 1 Bulan 15 Hari : 0
– 2 Bulan : 0
– Jumlah : 1
Pada momentum pemberian RK Idulfitri kali ini ada 24 WBP dan 1 anak binaan yang akan bebas murni tanpa harus menjalani subsider, denda, dan uang pengganti.
Taufiqurrakhman selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan, bahwa pemberian remisi adalah wujud nyata kehadiran negara, untuk memastikan apa yang menjadi hak bagi warga negara terpenuhi, tak terkecuali bagi mereka yang sedang tersandung kasus hukum.
“Tentu, momentum kebahagiaan lebaran ini juga berhak dirasakan oleh para WBP dan anak binaan. Karenanya negara hadir melalui pemberian remisi kepada mereka, yang selama menjalani masa pidana berkelakuan baik dan mengikuti program-program pembinaan di lapas, rutan, dan LP Khusus Anak,” ucapnya melalui siaran pers, Jumat (5/4/24).
Kakanwil menambahkan, bahwa pemberian remisi juga sebagai pemberian motivasi dan semangat bagi WBP dan anak binaan untuk berbenah menjadi yang lebih baik.