JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-21 Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, turut disambut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Nurliani Dardie dengan penuh harapan, agar saling bersinergi dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba merupakan musuh bersama, karena dapat merusak generasi penerus bangsa.
“Saya ucapkan selamat HUT ke-21. Kami Dispersip Kalsel siap bersinergi melalui bidang kami untuk berperan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di Kalsel,” ungkap Hj. Nurliani melalui siaran persnya, Rabu (22/03/2023).
Lewat penguatan minat baca dan literasi, ia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, dan jauh dari narkoba.
“Saya kira sinergi kami dengan BNN Provinsi Kalsel sudah cukup baik, semoga dapat meningkat agar sama-sama dapat mencapai tujuan,” bebernya.
Seperti diketahui, menurut Hj. Nurliani, jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk mengonsumsinya kembali, hingga mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi, dan menghilangkan rasa sakit, dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi).
“Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh, karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, dan tembakau,” pungkasnya.
Editor : Achmad MT














