Polda Kalsel Terjunkan Tim Ante Mortem Identifikasi Korban Helikopter Jatuh

Tangkapan layar vedio beredar Bangkai helikopter D3BK117 PK-RGH milik PT Eastindo Air yang jatuh di Mantewe, Tanahbumbu ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi hancur, Rabu (3/9/2025) siang. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Proses identifikasi delapan korban jatuhnya helikopter di kawasan Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, kini tengah dipersiapkan secara intensif oleh Polda Kalimantan Selatan.

Kabiddokkes Polda Kalsel, Kombes Pol Muhammad El Yandiko, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan tim Ante Mortem untuk mengumpulkan berbagai data dan ciri khas korban sebelum dicocokkan dengan tim rekonsiliasi.

“Tim Ante Mortem ini bertugas mengumpulkan data korban, ciri khas, serta petunjuk yang nantinya dibutuhkan dalam pemeriksaan. Hasilnya kemudian dicocokkan agar identitas korban bisa dipastikan,” jelas Yandiko di RS Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso Polda Kalsel, Kamis (4/9/25).

Press rilis persiapan proses penanganan jasad korban helikopter jatuh oleh pihak RS Bhayangkara. (Foto : Api)

Ia menjelaskan, kecepatan identifikasi sangat bergantung pada kondisi jasad korban. Jika kerusakan jaringan cukup parah, identifikasi harus melalui uji DNA yang memakan waktu lebih lama.

“Kalau kondisinya mengalami pembusukan atau kerusakan jaringan seperti terbakar, tentu lebih sulit dan membutuhkan waktu tambahan. Namun, dari foto lapangan, kerusakan korban sementara ini tergolong sedang,” terangnya.

Selain itu, proses penyelidikan juga melibatkan koordinasi lintas instansi karena tiga dari delapan korban diketahui merupakan warga negara asing (WNA).

“Tentu kami akan berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk mempermudah proses identifikasi dan penyelidikan,” pungkas Yandiko.

(Api/Ahmad M)