JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seiring dengan dibukanya kembali status internasional Bandara Syamsudin Noor, Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) / Indonesian Logistics and Freight Forwarding Association (ILFA) Bandara Syamsudin Noor periode 2025–2030 resmi dikukuhkan. Acara pengukuhan ini berlangsung di Hotel G’Sign Banjarmasin, Senin (30/9/2025), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pelantikan pengurus DPW ALFI/ILFA Kalimantan Selatan.
Ketua Umum DPC H. Gusti Faisal, menyatakan optimismenya untuk mendorong potensi ekspor, seiring dengan pemulihan rute internasional. Ia berharap beberapa negara tujuan utama bisa meningkatkan volume kargo dari Kalimantan Selatan.
“Bandara Syamsudin Noor telah dibuka kembali untuk penerbangan internasional, insyaallah kita akan mengembangkan lagi untuk ekspor, khususnya ke Singapura dan Cina,” ujarnya kepada para awak media usai pelantikan.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Provinsi Kalsel. Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Fitri Hernadi, yang mewakili Gubernur, menegaskan, kembalinya status bandara internasional bisa menjadi pemicu kemajuan ekonomi daerah.
“Di tanggal 20 Oktober kemarin kita perdana ada penerbangan dari Kuala Lumpur ke Banjarmasin. Artinya, ini semakin terbuka kesempatan ekspor-impor di bandara Syamsudin Noor, dan mudah-mudahan semakin maju serta semakin banyak yang bisa dilakukan di Kalimantan Selatan,” harapnya dalam sambutan.
Adapun kepengurusan baru DPC ALFI/ILFA Bandara Syamsudin Noor, turut diisi H. Burhan sebagai Sekretaris dan Akhmad F. Khayubi sebagai Bendahara.
Berikut susunan pengurus inti lainnya:
• Divisi Humas: Ketua M. Noor Chairy, Wakil Nanang Suriyana, dan Anggota H. Masdar.
• Divisi Organisasi dan Anggota: Ketua Asyudi Jakfar, Wakil Rudianto, dan Anggota Hardi.
• Divisi Bidang Hukum dan Advokasi: Ketua Syamsul Bahri.
(Saprian)














