JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Setelah menanti cukup lama, Bank Kalsel segera bertransformasi menjadi bank devisa.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Bank Kalsel, H. Fachruddin, usai kegiatan penyembelihan hewan kurban di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (28/5/2026).
“InsyaAllah pada 17 Juni 2026, bertepatan dengan rangkaian menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, kita akan meluncurkan Bank Kalsel sebagai bank devisa,” ujar Fachruddin.
Ia berharap, perubahan status tersebut dapat meningkatkan kontribusi Bank Kalsel terhadap pendapatan daerah.
Menurutnya, sebagai bank devisa, Bank Kalsel nantinya dapat melayani transaksi ekspor dan impor.
“Dengan menjadi bank devisa, kegiatan ekspor-impor bisa difasilitasi melalui Bank Kalsel,” katanya.
Sebelum peluncuran resmi, pihaknya akan melakukan sejumlah simulasi guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai harapan.
Terkait pelaksanaan ibadah kurban, Fachruddin menyebutkan bahwa pada tahun ini Kantor Pusat Bank Kalsel menyembelih sebanyak 21 ekor sapi, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 14 ekor.
“Dari total 21 ekor sapi kurban tersebut, dua di antaranya diserahkan kepada Sekretariat DPRD (Setwan) Kalsel bersama Press Room,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, ke depan jumlah bantuan hewan kurban untuk DPRD Kalsel diharapkan dapat terus ditingkatkan. (YUN)













