TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Keluarga Anak Stunting

Ketua TP PKK Banjarmasin (tengah kiri) serahkan simbolis daging kurban pada perwakilan penerima. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, dimanfaatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Banjarmasin untuk berbagi kebahagiaan, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap keluarga penderita stunting.

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani, menyalurkan daging kurban kepada keluarga dengan anak stunting melalui kegiatan bertajuk “Bersama PKK Kota Banjarmasin Ikhlas Berkurban, Berbagi Bahagia dan Berkumpul Bersama” di halaman Banjarmasin Creative Hub (BCH), Kamis (28/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial TP PKK terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga yang tengah menghadapi persoalan stunting pada anak.

Tak hanya menyalurkan daging kurban, kegiatan ini juga mengusung kampanye ramah lingkungan dengan menggunakan wadah toples guna ulang sebagai pengganti kantong plastik, sejalan dengan upaya pengurangan sampah di Kota Banjarmasin.

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani, mengatakan momentum Iduladha menjadi sarana memperkuat semangat berbagi sekaligus mendukung penanganan stunting di daerah.

“Alhamdulillah hari ini kami dapat melaksanakan kegiatan berkurban, berbagi bahagia dan berkumpul bersama melalui pembagian daging kurban. Insya Allah penyalurannya kami prioritaskan kepada penderita stunting di wilayah Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Menurut Neli Listriani, persoalan stunting menjadi salah satu perhatian TP PKK Kota Banjarmasin, sehingga berbagai program sosial terus diarahkan untuk membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya kesehatan anak.

“Mudah-mudahan apa yang dilaksanakan hari ini membawa keberkahan bagi kita semua dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kota Banjarmasin berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kesadaran menjaga lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota yang sehat, peduli, dan berkelanjutan.

(Hik/Ang)