Ziarah Makam Sultan Suriansyah Dijadwalkan 24 September, Pemko Matangkan Persiapan

Suasana rapat finalisasi Ziarah Makam Sultan Suriansyah sebagai salah satu rangkaian Harjad ke-500 Kota Banjarmasin tahun 2026, Senin (21/9). (Foto: Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mematangkan persiapan prosesi ziarah ke makam Sultan Suriansyah, yang tetap dipertahankan sebagai salah satu rangkaian Hari Jadi (Harjad) ke-500 Kota Banjarmasin tahun 2026.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat finalisasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, mewakili Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR.

Rapat turut diikuti Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Setdako Banjarmasin Ahmad Zazuli serta sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi terkait.

Dalam rapat tersebut, masing-masing pihak memastikan kesiapan sesuai tugas dan tanggung jawab untuk mendukung kelancaran prosesi ziarah.

Ahmad Zazuli mengatakan, Bagian Umum telah mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis yang menjadi tanggung jawabnya, termasuk meja dan tenda.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Setdako Banjarmasin Ahmad Zazuli saat mengikuti rapat.

“Pada prinsipnya kami siap mendukung. Kami juga memastikan kebutuhan teknis yang menjadi bagian dari tugas Bagian Umum dapat dipersiapkan dengan baik,” kata Ahmad Zazuli usai rapat, Senin (21/9/26).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, setiap SKPD dan instansi terkait perlu memastikan tugas masing-masing telah dipersiapkan sehingga prosesi ziarah dapat berlangsung tertib.

“Rapat ini untuk memastikan seluruh teknis pelaksanaan ziarah sudah matang. Termasuk kesiapan masing-masing SKPD dan instansi terkait,” ujar Tezar.

Diketahui, Pemko Banjarmasin memutuskan meniadakan seluruh rangkaian perayaan Harjad ke-500 yang bersifat hiburan. Keputusan tersebut diambil di tengah berbagai musibah yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk bencana, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta tragedi KM Virgo Transport 8.

Meski demikian, prosesi ziarah ke makam Sultan Suriansyah tetap dipertahankan sebagai bagian dari rangkaian peringatan.

Ziarah ke makam raja pertama Kesultanan Banjar tersebut dijadwalkan berlangsung Kamis, 24 September 2026, pukul 08.00 WITA.

Prosesi itu akan diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD Kota Banjarmasin, kepala SKPD serta sejumlah unsur lainnya.

Setelah prosesi ziarah, rangkaian Harjad ke-500 dilanjutkan dengan Sidang Istimewa Hari Jadi Kota Banjarmasin di Gedung DPRD Kota Banjarmasin.

Sidang istimewa tersebut menjadi agenda resmi berikutnya setelah prosesi ziarah dan penghormatan di makam Sultan Suriansyah.

(Ih/Ang)