Dukungan Rektor UIN Antasari untuk Peningkatan Literasi di Banua 

Rektor UIN Prof. Dr. H. Mujiburrahman
Penandatanganan kerjsama Dispersip Kalsel bersama UIN Antasari Banjarmasin

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN Proyek perubahan yang digagas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Hj. Nurliani, yakni Strategi Merangkul Stakeholder dalam Rangka Meningkatkan Minat Baca, didukung pula oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A.

Diungkapkan rektor, peningkatan literasi di Banua memiliki tantangan yang cukup berat, lantaran adanya media sosial yang mempengaruhi kehidupan, sehingga memerlukan kebersamaan dan sinergi semua pihak.

Advertisement

“Apabila kita malas membaca, lemah literasinya, maka kita akan semakin tertinggal dan menjadi bodoh, hingga tidak akan maju, karenanya harus kita dukung bersama-sama,” ungkap Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A., di sela silaturrahmi literasi Kepala Dispersip Kalsel, di ruang kerjanya, Senin (19/07/2021). 

Selain itu rektor juga mengajak masyarakat, terlebih generasi muda, agar mendorong keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing untuk rajin membaca, seperti dengan memanfaatkan perpustakaan. 

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel merasa senang dan bangga berkesempatan bertemu dengan salah satu tokoh Banua ini, sembari meminta arahan dan petuah dari rektor yang banyak memiliki prestasi tersebut. 

“Alhamdulillah, ini pertama kali saya bertemu langsung, selama ini hanya sering melihat dan membaca tulisan beliau di koran dan medsos, dan saya tidak menyia-nyiakan momen bersejarah ini untuk meminta masukan dan doa guna peningkatan minat baca di Banua,” bebernya di waktu yang sama. 

Ditambahkan Bunda Nunung (sapaan akrab Kadispersip Kalsel), ketokohan rektor diharapkan dapat pula mendorong masyarakat khususnya mahasiswa, agar dapat memanfaatkan fasilitas pusat sumber belajar milik pemerintah, baik datang langsung maupun melalui daring, untuk menambah ilmu pengetahuan. 

“Banyak yang dapat kita sinergi dan kerja samakan. Selain mendorong mahasiswa, juga dapat bekerja sama dengan Program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini untuk menanamkan kecintaan anak terhadap buku sejak kecil, hingga tercipta generasi mendatang yang berkualitas,” tandasnya. 

Di kesempatan ini, kedua belah pihak juga melakukan penandatanganan kerja sama berkaitan dengan perpustakaan dan kearsipan, antara lain menyangkut pengembangan konten lokal (kepustakaan Banjar dan kepustakaan Islam Banjar), membina Desa Binaan dalam meningkatkan minat baca, kuliah kerja nyata mahasiswa bersinergi dengan Perpustakaan Keliling Dispersip Kalsel, memfasilitasi pelayanan  perpustakaan dan kearsipan bersama untuk dimanfaatkan civitas academica sesuai dengan peraturan/ketentuan, dan banyak lagi program lainnya.

Advertisement