Mencoblos di 2 TPS, Warga Desa Mintin Terancam Penjara

Pelaku Pencoblosan di 2 TPS Wilayah Desa Mintin, Kabupaten Pulang Pisau

JURNALKALIMANTAN.COM, PULANG PISAU – Berdasarkan temuan Bawaslu Kabupaten Pulang Pisau terkait dugaan tindak pidana pemilu, Rabu (14/2/2024), yang kejadian tersebut terjadi di TPS 05 dan 06 Desa Mintin, Kecamatan Kahayan Hilir, Provinsi Kalimantan Tengah, akhirnya hal itu dilaporkan kepada polisi.

Kapolres AKBP Mada Ramadita melalui Kasi Humas AKP Daspin menjelaskan, kronologisnya berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB, dengan terlapor berinisial SS (40) yang datang ke TPS 06 sesuai daftar pemilih tetap bersangkutan.

“Sesampai di TPS 06, sdr. SS (40) mendatangi petugas pendaftaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara menggunakan formulir C pemberitahuan/undangan dan mengisi daftar hadir. Setelah mengantre, kemudian SS dipanggil untuk melakukan pencoblosan, kemudian diberikan 5 surat suara, yang selanjutnya melakukan pencoblosan. Selanjutnya 5 surat suara yang sudah dicoblos dimasukkan ke masing-masing kotak suara, kemudian terlapor keluar TPS dan tidak mencelupkan jari tangannya ke tinta pemilu,” kata AKP Daspin.

Masih dalam keterangan polisi, selanjutnya terlapor menuju TPS 05 yang berjarak kurang lebih 100 meter dari TPS 06.

Sesampainya di sana, kemudian terlapor masuk TPS dan menemui petugas pendaftaran, kemudian mendaftar sebagai pemilih khusus menggunakan KTP.

Selanjutnya petugas TPS menulis nama dan NIK SS di daftar hadir dan kepada terlapor diberikan 5 surat suara.

“Setelah menerima 5 surat suara, kemudian sdr. SS melakukan pencoblosan di bilik TPS, dan setelah melakukan pencoblosan memasukkan surat suara tersebut ke kotak suara dan mencelupkan jari kelingkingnya sebelah kiri ke dalam tinta pemilu, kemudian keluar dari TPS 5 Desa Mintin,” beber AKP Daspin.

Sesuai laporan Bawaslu Pulang Pisau, Polres menerbitkan Laporan Polisi Nomor LP/B/05/II/2024/SPKT. SAT RESKRIM/POLRES PULPIS/POLDA KALTENG.

Untuk proses lebih lanjut, terlapor diamankan beserta barang bukti, antara lain DPT TPS 05 desa Mintin, DPT TPS 06 Desa Mintin, fotokopi daftar hadir TPS 06 yang dilegalisir KPU, fotokopi daftar pemilih khusus TPS 05 yang dilegalisir KPU.

“Pelaku SS (40) akan dijerat dengan Pasal 516 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yang berbunyi ‘Setiap orang yang dengan sengaja pada waktu pemungutan suara memberikan suaranya lebih dari satu kali di satu TPS/TPSLN atau lebih, dipidana dengan pidana penjara paling lama 18 bulan dan denda paling banyak Rp18.000.000,00’,” pungkasnya.

(Ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *