JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Demi mempertajam materi raperda Perpustakaan dan Pembudayaan Literasi , Pansus III DPRD kalsel melakukan kunjungan kerja ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (RI) di Jakarta, belum lama tadi.
Ketua Pansus III, Firman Yusi,SP disela pertemuan mengatakan, ada banyak hal penting yang didapat. Terutama arahan dari Kepala Perpustakaan Nasional tentang metamorfosa layanan perpustakaan yang sekarang tidak hanya pada layanan masalah perbukuan tetapi juga bagaimana kemudian perpustakaan bisa berkembang menjadi salah satu pilar dalam pemberdayaan masyarakat.
“Targetnya perda ini nantinya turut serta berkontribusi mendorong semua perpustakaan di Provinsi kalsel agar bisa lebih berkembang,” ucap Firman Yusi yang saat ini menjabat sekretaris komisi IV DPRD Kalsel.
Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando, mengungkapkan harapannya supaya Perda yang akan disusun dapat menjawab tantangan, diantaranya pertama mencantumkan tetang ketersedian buku-buku di provinsi Kalsel. Yang kedua diupayakan agar para bupati mendorong adanya minat untuk menulis asal usul potensi kebudayaan,pariwisata, ekonomi dan sumber daya manusia (SDM) .
“Dan yang tidak kalah penting adalah mencantumkan rasio penduduk Kalsel yang kurang lebih 5 juta jiwa ditambah literasi agar subtansinya lebih menukik dan perda yang disusun bisa benar-benar implementatif. ” tegasnya Muhammad Syarif Bando.(humas/sar).














