Belida Langka Diselamatkan! Dislautkan Kalsel Lepasliarkan Ikan Dilindungi ke Waduk Riam Kanan

Pelepasliaran Ikan Belida di Waduk Riam Kanan Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Dalam upaya menjaga kelestarian keanekaragaman hayati serta menegakkan regulasi perlindungan satwa, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Satwas SDKP) Banjarmasin dan pihak terkait melakukan pelepasliaran ikan belida hasil sidak di sejumlah toko ikan hias dan pasar ikan lokal, belum lama ini.

Foto Bersama Petugas Satwas SDKP dan Perwakilan dari Dislautkan Kalsel, Usai Pelepasliaran Ikan Belida

Pelepasliaran dilakukan di Waduk Riam Kanan, Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Ikan-ikan tersebut sebelumnya diamankan melalui pemeriksaan intensif yang dilakukan petugas dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono, menjelaskan bahwa berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021, terdapat empat jenis ikan belida yang berstatus dilindungi penuh, yakni belida borneo, belida sumatra, belida lopis, dan belida jawa.

“Larangan perdagangan ini bertujuan untuk mencegah kepunahan, mengingat populasi ikan endemik tersebut terus menyusut drastis akibat eksploitasi berlebihan dan degradasi lingkungan,” ujar Rusdi.

Ia menegaskan, sesuai arahan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, kegiatan pelepasliaran ini bukan sekadar rutinitas penegakan hukum, melainkan juga bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem perairan darat.

“Keberadaan ikan belida di sungai memiliki peran penting sebagai predator alami yang menjaga rantai makanan tetap seimbang. Karena itu, perlindungan terhadap spesies ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga dan melindungi satwa perairan yang dilindungi semakin meningkat, sehingga keberadaan ikan belida di habitat alaminya dapat terus terjaga untuk generasi mendatang.

(Sumber : Dislautkan Kalsel)