Krisis Air Bersih di Permukiman Warga, Saut Nathan Samosir Salurkan Empat Tandon Penampungan 1.200 Liter

Istikamah (Staf Drs. Saut Nathan Samosir), Saat Wawancara Selepas Penyerahan Tandon Air di Kantor Ekspedisi Lintas Jawa Banjarmasin

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Menunggu tetesan air leding dari pukul sebelas malam hingga waktu subuh demi mendapatkan dua ember air bersih, menjadi rutinitas melelahkan yang harus dijalani warga RT 05 RW 01 Kelurahan Basirih dalam beberapa waktu terakhir.

Dari 23 rumah yang berjajar di satu gang kawasan tersebut, hanya tiga rumah yang alirannya masih menyala, sementara warga di bagian ujung gang harus rela begadang hingga pukul tiga dini hari sebelum aliran air kembali mati total.

Kegelisahan warga akibat sulitnya akses air bersih itu, akhirnya menemui titik terang di halaman kantor Ekspedisi Lintas Jawa Group, kawasan Yos Sudarso, Kecamatan Banjarmasin Barat, pada Selasa (27/10/2026).

Sebanyak empat unit tandon air berkapasitas masing-masing 1.200 liter, tampak disiapkan untuk diserahkan langsung kepada perwakilan warga dari tiga kelurahan yang terdampak kesulitan air bersih.

Bantuan sarana penampungan air tersebut berasal dari dana pribadi maupun Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan ekspedisi Lintas Jawa Group milik Saut Nathan Samosir, yang merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Adapun keempat tandon tersebut didistribusikan untuk warga RT 05 RW 01 Kelurahan Basirih sebanyak dua unit yang diterima oleh Ketua RT setempat, Madsiri; warga RW 01 Kelurahan Kuin Selatan sebanyak satu unit; serta warga RT 43 Kelurahan Kuin Cerucuk sebanyak satu unit.

Staf Saut Nathan Samosir, Istikamah menjelaskan, bahwa penyaluran bantuan tandon ini merupakan tindak lanjut nyata atas aspirasi masyarakat, yang disampaikan saat wakil rakyat tersebut melaksanakan kegiatan reses beberapa waktu lalu.

“Kegiatan kita hari ini adalah penyerahan tandon 1.200 liter untuk beberapa wilayah, yang merupakan aspirasi dari warga waktu Bapak Drs. Saut Nathan Samosir melakukan reses kemarin, yakni di Kuin Selatan, Basirih, dan Kuin Cerucuk,” ujarnya usai penyerahan bantuan.

Tika menambahkan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Samosir, agar persoalan krisis air bersih yang dikeluhkan warga dapat segera teratasi.

“Harapan kita, tandon yang disalurkan ini dapat membantu warga sekitar yang mengalami kesulitan air bersih,” tuturnya.

Rasa syukur mendalam tampak dari raut wajah Madsiri, saat menerima dua unit tandon untuk warganya. Ia mengungkapkan, selama berhari-hari warganya dilanda kebingungan, karena distribusi air bersih menggunakan mobil tangki dari PT Air Minum (PAM) Bandarmasih, mensyaratkan ketersediaan tempat penampungan berkapasitas 3.000 liter di lingkungan RT.

Sebelumnya, sempat ada bantuan satu unit tandon, tetapi harus dibagi untuk tiga RT, sehingga belum mencukupi syarat kapasitas penampungan untuk satu RT.

“Selama ini kami benar-benar pusing memikirkan solusinya. Warga disuruh menyediakan penampungan 3.000 liter untuk pengisian air bersih bertangki dari PAM, sedangkan operasional RT kami hanya Rp750 ribu, tidak mungkin sanggup mengadakan tandon sebesar itu sendiri,” ungkap Madsiri.

Berkat bantuan dua unit tandon berukuran 1.200 liter yang langsung ditanggapi oleh Samosir, wilayahnya kini telah mengantongi kapasitas penampungan sebesar 2.400 liter.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Bapak Saut Nathan Samosir, karena aspirasi yang kami ajukan langsung ditanggapi. Sisanya tinggal kami lengkapi dengan drum-drum milik warga, sehingga masalah syarat penampungan ini akhirnya terpecahkan,” pungkas Madsiri.

Selama ini, Samosir memang dikenal sebagai wakil rakyat yang menaruh perhatian besar terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan. Ia juga kerap menyisihkan dana pribadi untuk membantu mengatasi berbagai persoalan warga yang membutuhkan secara langsung.

(Ian)