Pantau Kesiapan Jamaah 5 Rajab, Gubernur Kalsel Mulai Peninjauan Posko dari Dispersip Km 6 Banjarmasin

Gubernur Kalsel, H. Muhidin Saat Meninjau Kesiapan Posko Rest Area di Dispersip Pal 6 Banjarmasin, (Foto : Septian Saputra)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melakukan pemantauan langsung terhadap kesiapan posko-posko rest area yang disediakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bagi jamaah pengajian rutin 5 Rajab 1447 Hijriah, Sabtu (27/12/2025).

Pemantauan dimulai dari Posko Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel di Kilometer 6 Banjarmasin. Posko ini menjadi titik awal pengecekan kesiapan layanan bagi jamaah yang datang dari berbagai daerah.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Selain Posko Dispersip Km 6, Pemprov Kalsel juga menyiapkan sejumlah posko lainnya, di antaranya Posko Dinas Pariwisata Km 7 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Posko Museum Lambung Mangkurat Km 36, Posko Dinas Kehutanan Km 36, Posko Dinas Perkebunan Km 35, Posko Panti Fajar Harapan Km 37, Posko Panti Tresna Werdha Km 38, Posko Balai Latihan Kerja (BLK) Kalsel Banjarbaru, serta Posko Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Banjarbaru.

Setibanya di Posko Dispersip Km 6, Gubernur H. Muhidin tampak berbincang dengan sejumlah jamaah asal Kalimantan Timur yang baru tiba di lokasi. Jamaah tersebut disambut dengan pelayanan berupa snack, air mineral, nasi bungkus, serta berbagai hidangan lainnya yang disediakan di posko.

Di posko pertama ini, sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terlibat dalam pelayanan, yakni Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai koordinator, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Dinas Koperasi dan UMKM, Sekretariat DPRD Kalsel, serta RSUD Moch. Ansari Saleh.

“Jamaah yang datang dari jauh bisa beristirahat di rest area, salah satunya di Posko Dinas Perpustakaan ini,” ujar Gubernur H. Muhidin di sela-sela peninjauan.

Ia menjelaskan, posko-posko tersebut disediakan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, mulai dari tempat istirahat, pelaksanaan ibadah salat, hingga kebutuhan makan dan minum selama perjalanan menuju lokasi pengajian.

Gubernur juga mengimbau jamaah agar tidak memaksakan diri untuk berada langsung di lokasi Sekumpul Martapura saat pelaksanaan pengajian rutin 5 Rajab.

“Yang penting kita mengikuti bersama-sama pengajian 5 Rajab atau haul Abah Guru Sekumpul setelah Magrib nanti, di mana pun berada,” tuturnya.

Menutup peninjauan, Gubernur H. Muhidin turut mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan pengajian 5 Rajab berjalan lancar dan aman.

(Adpim)

[feed_them_social cpt_id=57496]