‎H. Jahrian Ingatkan Jemaah Haji Banjarmasin Jaga Kesehatan

Mewakili ketua DPRD Kalsel, H jahrian lepas jemah calon haji di Banjarbaru (foto hmsdprdkalsel)

‎JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sebanyak 360 jemaah calon haji dari Embarkasi Banjarmasin yang tergabung dalam kloter pertama mulai diberangkatkan ke Tanah Suci, Kamis (23/4/2026) malam.

Pemberangkatan ini menjadi awal rangkaian keberangkatan jemaah haji asal Kalimantan Selatan tahun ini.

Di tengah tingginya aktivitas dan perbedaan kondisi cuaca di Arab Saudi, aspek kesehatan menjadi perhatian utama.

‎Mewakili Ketua DPRD Kalsel, Sekretaris Komisi II, H. Jahrian, menekankan pentingnya kesiapan fisik jemaah agar mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan optimal.

Ia mengingatkan bahwa dehidrasi dan kelelahan menjadi risiko yang kerap dihadapi jemaah, terutama pada fase-fase ibadah dengan mobilitas tinggi. Karena itu, menjaga asupan cairan dan kondisi tubuh dinilai krusial.

“Jemaah harus disiplin menjaga kesehatan, terutama dengan cukup minum. Aktivitas ibadah di sana padat dan membutuhkan kondisi fisik yang stabil,” ujarnya.

‎Senada, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, mengimbau jemaah untuk lebih selektif dalam pola konsumsi selama di Tanah Suci. Ia menyoroti kebiasaan yang berpotensi memicu gangguan kesehatan, seperti mengonsumsi minuman dingin secara berlebihan.

“Perjalanan ibadah ini cukup panjang, jadi jemaah perlu mengatur pola makan dan minum agar tidak mudah sakit,” katanya.

Dari sisi penyelenggaraan, Kementerian Agama memastikan proses pemberangkatan berjalan sesuai rencana.

‎Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, menyebut jemaah asal Banjarmasin dijadwalkan tiba di Madinah dalam waktu dekat, dengan layanan pendampingan yang telah disiapkan.

‎Kesiapan fisik dan dukungan layanan menjadi dua faktor penting yang diharapkan dapat menunjang kelancaran ibadah jemaah selama berada di Tanah Suci. (YUN)