Pada kesempatan itu Firman Yusi menyampaikan langsung maksud kedatangan mereka dan membacakan kembali isi pernyataan sikap BEM Se-Kalimantan Selatan sebanyak 8 (delapan) poin.
“Kami akan membacakan isi dari surat yang kami sampaikan tadi, lebih banyak kami minta disampaikan kepada presiden pernyataan sikap Badan Eksekutif Mahasiswa Kalimantan Selatan tersebut” pintanya.
Lebih lanjut politisi dari Partai PKS ini menyampaikan akan menyerahkan bukti dokumentasi penyerahan ini kepada mahasiswa.
“Kami DPRD Kalsel memberikan tindaklanjut dengan bukti tanda terima, dokumentasi berupa photo dan video bahwa kami sedang menyampaikan keinginan mahasiswa Kalsel di Sekretariat Negara dan kantor staf kepresidenan” katanya.
Sementara anggota Komisi I Siti Nortita Ayu Febria mengharapkan mahasiswa dapat menerima apa yang telah diamanahkan kepada mereka.
“Kami mengharapkan apa yang telah kami laksanakan bisa diterima oleh adik-adik mahasiswa” harapnya.
Keinginan mereka untuk berdiskusi tidak bisa dilaksanakan karena sebagian pejabat Setneg sedang melaksanakan bekerja di rumah.
“karena tingginya kasus covid di Jakarta, Pegawai di Kementerian Sekretariat Negara hanya sebagian masuk kantor, sebagian lagi melaksanakan Work From Home (WFH), sehingga tidak memungkinkan untuk pelaksanaan pertemuan ataupun berdiskusi” paparnya.
Selanjutnya rombongan bergerak ke Kantor Sekretariat Kabinet RI Bagian Layanan Informasi Publik yang untuk menyerahkan tembusan surat pernyataan sikap dari mahasiswa tersebut.














