Wasaka UT Banjarmasin Gelar Workshop Citizen Journalism, Bekali Mahasiswa Jadi Kreator Konten Beretika”

Foto Bersama Direktur UT Banjarmasin, Ir M. Priono, M. Si, bersama Jajaran Sebelum di Mulai Kegiatan Workshop Citizen Journalism di UT Banjarmasin, (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ormawa Wasaka Universitas Terbuka (UT) Banjarmasin sukses menyelenggarakan Workshop Citizen Journalism pada Senin, 17 November 2025, bertempat di Kantor Universitas Terbuka Banjarmasin. Kegiatan ini diikuti 30 peserta yang terdiri dari mahasiswa aktif UT serta masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada dunia jurnalistik digital.

Workshop ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang mengubah cara masyarakat berinteraksi, memperoleh, dan menyebarkan informasi. Arus informasi yang bergerak cepat melalui media sosial, portal berita daring, hingga platform video membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas melalui konsep jurnalisme warga (citizen journalism).

[feed_them_social cpt_id=59908]

Namun, peluang besar tersebut juga diiringi tantangan seperti meningkatnya misinformasi, disinformasi, serta lemahnya pemahaman terhadap etika jurnalistik. Karena itu, peningkatan literasi media dan kemampuan produksi konten digital menjadi kebutuhan penting, terutama bagi mahasiswa sebagai agen perubahan dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab.

Menjawab kebutuhan tersebut, Ormawa Wasaka UT Banjarmasin mengangkat tema “Membangun Jurnalisme Inovatif dari Narasi Digital hingga Dampak Transformasi.” Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembelajaran interaktif untuk mengasah kemampuan peserta dalam menyusun narasi, teknik foto dan videografi, pemanfaatan data, hingga etika publikasi.

Workshop ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten, yaitu:

Sania Verawati (Reporter TVRI), yang menyampaikan materi mengenai teknik penulisan, etika jurnalistik, serta integritas dalam menyusun narasi.

Agus Fahlevi (Media Center Kabupaten Banjar), yang memberikan materi teknik pengambilan foto bercerita.

Ahmad Syaifudin (Photo & Video Digitaliz Hasnur Centre), yang membawakan materi teknik videografi dan pengambilan gambar.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, penyampaian materi, sesi tanya jawab, ISHOMA, praktik pembuatan video, hingga pembagian hadiah bagi peserta terbaik. Antusiasme peserta tampak dari aktifnya diskusi serta kesungguhan mereka mengikuti praktik lapangan.

Kutipan Ketua Pelaksana

Ketua Pelaksana, Ahmad Nassrul Bagus Tamimi, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga merupakan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi derasnya arus informasi digital.

“Workshop ini kami rancang bukan hanya sebagai ruang belajar, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa menghadapi arus informasi digital. Kami berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk menghasilkan konten yang lebih kritis, beretika, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya dalam siaran pers, Selasa (25/11/2025).

Melalui kegiatan ini, Ormawa Wasaka UT Banjarmasin berharap mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi literasi digital serta kesadaran etis dalam memproduksi dan menyebarkan informasi. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong terbentuknya budaya informasi yang cerdas, inklusif, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.

(Sumber : UT Banjarmasin)

[feed_them_social cpt_id=57496]