JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kepulan asap disusul kobaran api membuat warga di kawasan Jalan Pramuka, Kecamatan Banjarmasin Timur, panik, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 18.00 Wita.
Api melahap sebuah bangunan yang digunakan sebagai toko suku cadang sekaligus tempat servis radiator mobil. Informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran tersebut diduga bermula dari aktivitas seorang pria yang disebut membakar sejumlah barang di sekitar bangunan.
Khairil, seorang montir motor yang bekerja tepat di seberang lokasi, mengaku melihat langsung kejadian sebelum api membesar.
“Tadi saya lagi kerja memperbaiki kendaraan. Kemudian saya perhatikan dia sedang mengumpulkan beberapa barang seperti spanduk bekas, yang kemudian dibakarnya di depan tersebut,” ujar Khairil.
Api yang awalnya membakar tumpukan barang tersebut kemudian membesar. Dalam waktu singkat, kobaran api mulai merambat ke bagian bangunan toko. Khairil bersama sejumlah warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan APAR.
“Cuma tidak berhasil karena APAR kita kecil, sementara api sudah membesar,” jelasnya.
Situasi semakin ramai setelah relawan pemadam kebakaran berdatangan. Petugas kemudian melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Khairil menuturkan, sosok pria tersebut sebelumnya juga disebut sempat membuat warga sekitar resah.
Bahkan, sebelum kebakaran terjadi, pria tersebut diduga sempat terlibat cekcok dengan pemilik toko radiator. Setelah itu, ia disebut masih terlihat berada di sekitar lokasi.
Menurut Khairil, setelah para penghuni toko meninggalkan bangunan, pria tersebut kembali berada di sekitar lokasi. Ia kemudian diduga mengumpulkan barang-barang dan membakarnya di dekat pintu samping pagar.
“Tidak lama kemudian api membesar dan membakar bangunan toko,” pungkas Khairil.
Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan oleh para relawan pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hingga kini belum diketahui secara pasti besaran kerugian maupun penyebab pasti kebakaran.
Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian. Pendataan terhadap kerugian juga masih dilakukan pihak terkait.
Sementara dugaan adanya unsur kesengajaan dalam kebakaran ini masih berdasarkan keterangan saksi, dan belum dapat dipastikan sebelum adanya hasil penyelidikan dari pihak berwenang.
(Api/Ahmad M)













