JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR — Usai memantau dua lokasi rest area di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan di Banjarmasin serta Museum Lambung Mangkurat di Banjarbaru, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin dan rombongan Kapolda Kalsel melanjutkan peninjauan ke rest area yang disiapkan Pemerintah Provinsi Kalsel di Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan, Kabupaten Banjar, Sabtu (27/12/2025) sore.
Setibanya di lokasi, Gubernur H. Muhidin langsung mengecek fasilitas water closet (WC) mobil milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, sekaligus memastikan ketersediaan suplai air untuk kebutuhan wudhu jamaah. Di sela peninjauan, Gubernur dan istri juga menyapa masyarakat serta para pengguna jalan di sekitar Jalan A. Yani yang antusias mengabadikan momen kebersamaan tersebut.
Di halaman Panti Fajar Harapan, Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel telah menyiapkan sembilan titik posko rest area guna mendukung kelancaran pelaksanaan 5 Rajab atau Haul Guru Sekumpul ke-21.
Posko-posko tersebut tersebar di sejumlah lokasi strategis, yakni Dispersip Kalsel Banjarmasin, Dinas Pariwisata Km 7 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru, Dinas Kehutanan Banjarbaru, Dinas Perkebunan Banjarbaru, Panti Fajar Harapan Kabupaten Banjar, Panti Tresna Werdha Kabupaten Banjar, Balai Latihan Kerja Banjarbaru, serta Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Banjarbaru.
“Saya sudah meninjau langsung, toiletnya sangat bagus dan mendapat bantuan dari pemerintah pusat. Bahkan dilengkapi pendingin udara (AC), sehingga masyarakat bisa lebih nyaman saat menggunakannya,” ujar Gubernur.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah Haul Guru Sekumpul yang datang dari berbagai daerah, terutama terkait kenyamanan, kebersihan, dan keselamatan selama perjalanan.
“Kami ingin memastikan jamaah dapat beristirahat dengan nyaman, beribadah dengan tenang, serta tetap aman selama di perjalanan,” tambahnya.
Gubernur juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, TNI-Polri, hingga relawan yang terlibat dalam pengelolaan posko rest area.
Sementara itu, Koordinator Posko Fajar Harapan melalui Kepala Dinas Sosial Kalsel, Muhammad Farhanie, menyatakan kesiapan pihaknya dalam melayani jamaah pada momentum 5 Rajab. Ia menyebutkan bahwa posko tersebut tidak hanya menyediakan fasilitas wudhu dan salat, tetapi juga konsumsi dalam jumlah besar.
“Kami menyiapkan sekitar 7.000 hingga 8.000 porsi konsumsi, ditambah 2.000 porsi mi instan, 2.000 paket snack, serta bantuan dari rekan-rekan Bappeda berupa 1.000 nasi kotak yang telah dibagikan kepada jamaah yang melintas,” jelasnya.
Muhammad Farhanie menambahkan, Posko Fajar Harapan mampu menampung hingga 2.000 jamaah dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal. Ia juga mengimbau jamaah untuk menjaga kebersihan dan ketertiban selama singgah di posko.
Usai peninjauan di Panti Fajar Harapan, rombongan Gubernur Kalimantan Selatan melanjutkan kunjungan ke posko berikutnya yang berada di halaman Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.
(Sumber : Adpim)














